Ditulis oleh jenangputih di/pada Kamis, 24 Juli, 2008
Kalau kita punya perangkat jaringan banyak, cukup capek untuk sekedar mengelola nama-nama pengguna yang ada. Apalagi kalau pegawainya cukup sering keluar masuk
Nah konsep AAA ini salah satunya adalah untuk memudahkan hal-hal seperti ini. Tentu saja aplikasinya bukan hanya untuk perangkat jaringan. Untuk pengguna ISP, GPRS, dll konsep AAA juga dipakai.
Authentication dipakai ketika pengguna login ke perangkat jaringan. Setelah pengguna masuk ke dalam perangkat, untuk membatasi perintah-perintah yang dijalankan dipakailah Authorization. Semua aktifitas pengguna dalam perangkat bisa dicatat dengan menggunakan fasilitas Accounting. Jadi kalau ada perubahan konfigurasi perangkat bisa lebih mudah untuk mengetahui pengguna mana yang melakukannya. Itulah tugas utama trio AAA ini.
Adapun ada beberapa jenis software AAA yang dipakai secara umum adalah:
- Radius
- Tacacs+
- Diameter ( upgrade dari Radius, diameter = 2 x radius )
Sementara dari komunitas open source ada sumbangan software-software berikut ini:
- Open Radius – untuk linux dan unix, *BSD, Mac OSX
- Free Radius – untuk linux, unix, windows, *BSD, Mac OSX
- tac_plus – untuk linux, unix, *BSD, Mac OSX
- Openblox Diameter Stack
- Open Diameter
Ditulis dalam nms | Bertanda: accounting management, diameter, radius, security management, tacacs | Leave a Comment »
Ditulis oleh jenangputih di/pada Kamis, 17 Juli, 2008
Network Administrator tugasnya memang memantau jaringannya agar selalu siap digunakan. Baik oleh pengguna baik ataupun pengguna ‘jelek’
Sehingga memperdalam ilmu tentang perangkat dan teknologi yang dipakai dalam jaringannya tentu sangat perlu.
Tapi biar lebih mantap, menurut saya ada setidaknya 4 hal yang juga perlu dikuasai:
- Linux/Unix
Yang ini penting sekali. Mengingat 3 hal berikutnya akan banyak memakai Linux/Unix. Untuk mengawali belajarnya saya kasih referensi di sini. Materinya cukup menarik karena disajikan dalam bentuk perkuliahan (sepertinya memang bahan kuliah
). Dan yang bagus ada lembar evaluasinya buat memantau belajar kita. Atau kalau dalam bahasa indonesia bisa ke ilmukomputer.com. Oh ya didalam linux/unix kita akan sering beriteraksi dengan shell. Salah satunya yang cukup enak adalah bash. Situs IBM menyediakan tutorial untuk ini.
- Web Server
Webserver buat network administrator cukup penting. Karena nantinya sebagai antarmuka dalam mengelola jaringan. Jadi apa salahnya kita mengenal lebih dekat dengan webserver. Apache saat ini adalah webserver yang paling banyak dipakai. Cukup banyak bahan yang bisa anda cari tentangnya. Tentu saja sekaligus kita belajar tentang HTML. Karena cukup erat kaitannya dengan web server.
- Scripting
Disini kita perlu menambah kemampuan pemrograman komputer. Setidaknya ada tiga bahasa pemrograman yang kita tahu dasar-dasarnya. Pertama shell scripting (bash). Kedua PHP. Ketiga Perl/Python. Di ilmukomputer cukup tersedia banyak materinya.
- Database
Database digunakan untuk menyimpan hasil dari pemantauan kondisi jaringan kita. Saya kira MySQL dan PostgreSQL dua besar database open source yang ada. Dan terkait database ini, jangan lupa juga membaca tentang bahasa SQL. Materinya cari saja di ilmukomputer ya
Lalu apa kaitan keempat hal diatas dengan Network Administrasi? Jawabannya supaya kita bisa menjadi administrator yang baik dan juga pemalas
. Juga cukup banyak software-software yang membantu kita dalam mengelola jaringan memakai setidaknya 1 hal dari yang saya sebutkan diatas. Seperti beberapa software yang di ulas di osnms.com.
Ditulis dalam nms | Bertanda: network administrator | Leave a Comment »
Ditulis oleh jenangputih di/pada Selasa, 8 Juli, 2008
Maaf 10 hari belakangan ini sibuk sekali. Sibuk kerjaan kantor juga sibuk nulis buat website lain
(double-double). Tapi saya baru beli domain www.opensourcenms.com. Rencana kedepannya mau install semua open source NMS, biar orang-orang bisa lihat demo live-nya. Selain belum ada waktunya, juga masih memikirkan cara agar demo live nanti juga ada contoh dari hasil memonitor perangkat jaringan (router, switch, firewall, etc). Kalau untuk memonitor aplikasi secara remote cukup.
Sambil menunggu kalau-kalau ada yang mau kerjasama, baik server buat install ataupun perangkat yang akan dimonitor, ya domainnya sementara di parkir saja
Saya juga rela, kalau yang kerjasama nanti menggunakan nms yang saya install untuk monitoring jaringan dan juga aplikasinya. Tapi ya agak ribet kali ya. Kalau ketahuan customer-nya jaringan sering mati gimana? hehehe.
Tapi doakan saja, rejeki semakin lancar sehingga bisa beli virtual server. Dan domain yang baru saya beli ini bisa segera saya gunakan. Soalnya kalo hanya web hosting ndak memungkinkan. Kecuali bayar harga web hosting, fasilitas dedicated server
Terakhir, karena berbagi waktu dengan www.osnms.com, kalau disini kurang update silahkan berkunjung kesana juga. Cuman disana, saya belajar bahasa londo. Baik disini atau disana kalau ada yang salah ya dikoreksi saja.
Ditulis dalam salam | Bertanda: tanpa tag | Leave a Comment »
Ditulis oleh jenangputih di/pada Selasa, 8 Juli, 2008
Website : www.zenoss.org, www.zenoss.com
OS : Linux, Unix/*BSD
Commercial Support: Yes
Lisensi: GPLv2
Sejak awal, zenoss di-design untuk memenuhi kebutuhan perusahaan-perusahaan besar akan aplikasi network monitoring. Dan dengan strategi open source tentu menambah nilai lebih lagi. Untuk melayani kebutuhan perusahaan-perusahaan besar, saat ini versi Enterprise bisa memonitor puluhan ribu ‘resources’. Kemampuannya tidak hanya untuk memonitor perangkat jaringan (router, switch) tetapi juga untuk memonitor server, aplikasi. Dan juga untuk memonitor virtualisasi (menggunakan VMWare atau Xen). Ada cukup banyak variasi produk yang bisa anda lihat perbedaannya di http://www.zenoss.com/product/overview.
Untuk versi yang bisa didownload langsung adalah versi Community, sepertinya ini disebut juga dengan versi Core. Anda bisa mengaksesnya dengan mengetikkan www.zenoss.org yang mana akan di-redirect ke http://www.zenoss.com/community/. Dari versi community/core ini kita akan mendapatkan:
- Configuration Management Database
- Auto-Discovery
- Inventory and Change Tracking
- Availability Monitoring
- Performance Monitoring
- Event and Log Management
- Alerting & Reporting
- Automatic Remediation
- Web Portal and Dashboard
- Network Visualization
- Integration API
- Community Reporting
- Community Monitors Library
Anda bisa membaca detailnya di http://www.zenoss.com/product/core
Sangat lengkap bukan? Tapi ingat jika anda memakainya jangan lupa kasih masukan balik. Kalau tidak bisa ya setidaknya beli commercial support-nya
Ditulis dalam nms | Bertanda: commercial support, configuration management, enterprise, fault, nms, performance | Leave a Comment »
Ditulis oleh jenangputih di/pada Selasa, 1 Juli, 2008
Yang satu ini sebenarnya tidak masuk dalam kategori Network Monitoring System. Akan tetapi cukup banyak aplikasi-aplikasi Open Source NMS yang menggunakan RRD Tool sebagai dasar dalam membuat grafik hasil pengkoleksian data dari perangkat jaringan.
Nama lengkapnya adalah Round Robin Database Tool. Konsepnya sederhana. Kita mempunyai sebuah lingkaran. Di sepanjang garis pinggir lingkaran itulah kita akan menyimpan data, dalam sebuah titik yang kita pilih. Kemudian dari titik itu kita tarik garis ke arah titik pusat. Jadilah kita punya ‘pointer’ terhadap titik yang ada di pinggir.
Penulisan dan pembacaan data menggunakan pointer tersebut. Dan karena berbentuk lingkaran maka kita bisa menulis berulang-ulang sampai bosan
. Tentu saja akan ada waktunya data yang pertama kali kita tulis akan tertimpa data terbaru. Tetapi keuntungannya adalah, kita tidak perlu khawatir database kita bertambah besar. Yang berarti kita tidak perlu merawatnya (dalam artian takut kalau memakan space).
Begitulah prinsip utama RRD Tool. Kalau mau lebih dalam, langsung saja ke website-nya di sini. Juga ada tutorial yang bagus di link ini. Oh hampir lupa, RRD Tool ini ditulis oleh Tobias Oetiker. Dan seingatku di-implementasikan pertama kali untuk MRTG. RRD Tool diilhami oleh MRTG yang ditulis oleh author yang sama.
Ditulis dalam Utility | Bertanda: linux, open source, perl, php, python, ruby, unix, Utility, windows | 1 Komentar »